Seni Makan Mahasiswa Kost

Standard

Pada umumnya manusia makan dalam sehari tiga kali: sarapan, makan siang dan makan malam.
Aku juga seperti itu, dulu. Iya dulu, sebelum aku ngekost. Aku orangnya suka makan, tapi malas nyarinya keluar, apalagi pagi. Makanya itu aku sering nggak sarapan nasi, padahal dulunya aku biasa makan nasi kalo pagi, kalo nggak, aku bisa uring-uringan. Namun malas banget rasanya kalo pagi-pagi harus keluar nyari makan. So, kalo rajin aku makan, kalo malas aku cuman ngemil yang bisa dingemil dari warung di bawah kost-an.
Namun setelah beberapa hari aku cuman sempet makan dua kali sehari, aku khwatir badanku jadi kurus. Aku orangnya sudah kurus, malah tambah kurus lagi. Setelah kenyataan itu menimpaku, aku bertekad makan tiga kali sehari. Kapan pun timingnya. Ya benar, kapan pun timingnya?
So, aku punya empat seni makan dari segi timingnya ato waktu.
Pertama, makan pagi, makan siang, dan makan malam (normal).
Kedua, makan siang, makan sore, dan makan malam (telat).
Ketiga, makan siang, makan malam, dan makan malam (qodo an).
Keempat, makan sore, makan malam dan makan malam (qodoa an ekstrim, ini jarang).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s