Membaca Itu Baik

Standard

اقرأ باسم ربك

Lama nggak posting. Belakangan ini aku buntu mau posting apa. Aku merasakan ada sesuatu yang salah. Semacam seperti ngga makan lama, padahal makan itu perlu. Kenapa makan itu perlu?

Supaya bisa pup.

Tapi ini bukan masalah makan dan akibat dari makan (red; baca buang air).

Kali ini emang sedikit agak ngelantur. Namanya juga lagi buntu. Setelah tidur 8 jam, makan nasi goreng dan ngasi makan ikan cupang, aku jadi kepikiran blog.

Kasian tu blog. Udah lumayan lama nggak dikasih makan dia. Aku juga nggak pengen jadi majikan yang buruk, seperti sebagian orang Malaysia (ehem ehem).

Namun masalahnya itu aku lagi buntu. Selidik punya selidik, ternyata emang ada yang salah pada diri aku selama ini.

Pas waktu buka lemari, aku kaget ada benda nongol dari dalam. Berdebu dan sangat menyedihkan. Ya, itu buku bacaan yang belum tuntas kubaca. Aku jadi sadar, sebenarnya emang ada yang salah.

Aku lama nggak baca buku.

Padahal kutu paling bodoh segalaksi bima sakti pun tau, kalo nulis itu mirip sama berak. Semacam nuangin ke dalam bentuk tulisan. Makanya itu, biar beraknya lancar, kita harus makan yang benar. Dalam kasus postingan ya kita musti baca. Baca teratur, tulis teratur. Baca serampangan, tulis serampanga. Baca porno, tulis porno.

Membaca itu baik dan terdengar modern, teman.

One thought on “Membaca Itu Baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s