Selamat Datang di Abad 21

Standard

Gambar di samping nggak tau kapan pengambilan gambarnya. Tapi yang jelas sekarang saya ucapkan: selamat datang di abad 21!

Kemarin Jumat pagi di kampus ada ujian Rangkaian Elektrik. Malam sebelumnya wa belajar mati-matian.  Sebenarnya sih tidur-tiduran, tapi kan katanya tidur itu saudaranya mati, jadi kaga beda jaulah.

Hasilnya? Ya ngerti dikit-dikit. Okelah, wa siap! Sekalipun kaga nemu jawabannya, wa juga siap menyontek. Menyontek itu kata sebagian orang kebiasaan buruk, tapi bagi pelakunya itu adalah sebuah skill yang kaga sepele. Hehe… wa tau aja.

Besoknya wa ngumpul sama anak-anak yang rata-rata juga kaga ngerti. Ada tujuh orang dan dua di antaranya pintar, soalnya mereka dari SMK jadi untuk pelajaran RE itu bagi mereka gampang. Sisa lima lainnya, jangan ditanya. Empat di antaranya dari SMA, jurusan IPS pula, mana ada kirchoff di situ, klo pun ada pasti cuman numpang lewat doang. Dan sisa satu anak lagi, ini yang paling parah, dia dari pesantren, orang itu adalah wa sendiri.

Dua teman yang pintar RE itu adalah Bima dan Andi. Tapi yang wa incar adalah Bima, soalnya kalo nyontek si Andi menyesatkan, mau gimana lagi tulisannya jelek sih hehe…

Dari awal anak-anak kebanyakan sudah bermaksud duduk di area aman: di tengah. Makanya itu pas masuk ruang amphi, tempat ujiannya, pada berebutan, kayak mau nonton arema. Kasian pintunya mau semaput.

Kursi  di ruangan amphi itu bersusun setengah lingkaran dan bertingkat-tingkat, kayak tempat duduk penonton di stadion sepak bola. Kami bertujuh duduk berjejer. Tau-tau dosennya  ngomong: duduknya jangan sampai dempet, beri satu kursi kosong di sampingnya.

It’ s ok. Tapi Jarak Bima jauh banget. Kira-kira empat meter dari tempat duduk wa. Namun sukurnya hidup di abad 21, jarak tidaklah masalah bagi orang-orang yang suka nyontek macam kami.

Bima yang duduk di depan memberi instruksi.

“Teman-teman, bluetooth-nya jangan lupa mode on ya…”

“OYI!!!”

Setiap Bima menyelesaikan satu jawaban, dia  ambil gambar dari lembar jawabannya dan gambar tersebut dikirim via bluetooth ke Vindo yang ada di belakangnya, Vindo ngirim ke wa yang ada di belakangnya, dan selanjutnya perjuangan wa lanjutkan dengan mengirim ke teman di samping kanan-kiri dan satu ke belakang. Begitulah selanjutnya.

Pada akhirnya jawaban wa selesai lebih dulu ketimbang soalnya.

17 thoughts on “Selamat Datang di Abad 21

  1. wahahahaha…. murid2 saya bahaya banget baca posting ini. saya juga ngucapin : selamat datang di posting abad 21. semakin tinggi teknologi semkin tinggi pula tingkat kecurangan yak

  2. bismillahirrahmanirrahim..
    astaghfirullah..ada hadisnya loh, klo nyontek itu bukan bagian dari Ummatku *kata Rasul*..jgn diulangin lagi ya..”gaya ibu guru yg baik hati”🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s